-
Hughes Eliasen posted an update 5 years, 2 months ago
Magrib hari, sepertinya menurut mayoritas orang, itu adalah zaman yang indah untuk melancong, termasuk hamba. Sang fajar juga sudah berada pada ufuk barat yang berisi tidak ada lagi cuaca genting seperti siang hari bolong. Oleh karena itu, penuh kumpulan cerah matahari yang menjulur dari sela-sela wujud seperti khanah, pohon, pegunungan atau sebagainya yang menjadikan pemandangan mempesona.
Pada magrib menjalang malam kemarin, beta memotret pemandangan Jakarta yang dihiasi sama lampu-lampu yang ada pada gedung & tepi sendi. Agar lebih terasa santai, saya memakai kamera ponsel, yakni Redmi Note 8 Pro paling baru yang dilengkapi dengan konfigurasi 4 kamera belakang.
Keempat kamera itu mencakup kodak[cak] utama berlensa lebar secara resolusi sedang tinggi untuk ukuran alat potret ponsel, yakni 64 MP. Kamera ke-2 memiliki kaca ultra mega, ada lagi kamera kaca makro dalam memotret wujud dekat hingga 2 cm. Kamera belakang adalah depth sensor yang berguna dalam menampilkan efek blur di dalam background wujud. Yuk, ikutin terus kaul saya merekam daerah tengah perkotaan atas sore terlintas malam.
Ada beragam ulah mode pendokumentasian pada aplikasi kamera Redmi Note 8 Pro. Nominal keseluruhannya terdapat 9: Slow Motion, Short Video, Video, Photo, 64M, Portrait, Night, Panorama, Memihak. Gunakan praktik 64M bila kamu ingin memotret mempergunakan resolusi tinggi demi hasil yang lebih detail. Bila kamu tenteram mencetak foto ukuran gede, mode ini sangat bernilai untuk dipergunakan.
Mode Memihak bisa dipakai ketika sampeyan ingin lebih berkreasi lebih bebas. Redmi Note 8 Pro pula diperkuat teknologi kecerdasan produk (artificial intelligence). Teknologi tersebut akan menangkap objek yang saya ingin foto serta menyesuaikan corak, sehingga kian asyik dalam dilihat. Contoh, ketika hamba ingin merekam gedung tatkala tengah puri, Redmi Note 8 refleks menampilkan tanda ‘gedung’ dalam sebelah buat layar. Redmi Note 8 Pro pun menampilkan satu kalimat yang menyarankan hamba agar mempergunakan lensa ultra lebar agar seluruh rompok terlihat. Rasa-rasanya, saya ingin mengatakan terimakasih kepada para insinyur Xiaomi.
harga redmi note 8 MP mengizinkan kita dalam memperbesar foto lebih suntuk. Saat hari kian jahanam, saya pula biar mencoba fotografi light-trail menggunakan kamera Redmi Note 8 Pro.
Dalam tengah perjalanan antara HI dan Sarinah, di pinggir jalan, saya melihat pasukan tumbuhan yang sedang jadi. Kalau bukan salah, tepat di depan Kedubes Jepang. Benak saya sinambung teringat mau fitur fotografi makro tatkala Redmi Note 8 Membela.
Jarak teras lensa tebal pada ponsel ini cukup dekat (2 cm), jadi bunga yang berukuran yuwana akan jadi terlihat luas. Tips daripada saya, tatkala kamu sudah biasa membeli Redmi Note 8 Pro dan ingin memotret fotografi tebal, maka aktifkanlah fitur Focus & Shoot dengan jalan mengakses Settings > dan aktifkan fitur tersebut dengan menurunkan tombolnya di sebelah kanan.
Fitur Fokus & Shot akan super membantu menetapkanmengukuhkan, menjadikan fokus secara mengetuk subkek bunga pada layar serta lengsung menyesuaikan titik inti tersebut untuk mengambil foto. Cara ini sangat sehat meminimalisir sepak terjang ponsel yang notabene menghasilkan gambar blur, mengingat tutul fokus pada tengah sebeng dan tombol shutter memiliki jarak yang cukup rumpang. \
Satu lagi trik saat menyimpan makro merupakan mencari kembang yang mempunyai warna terang, mempertimbangkan mata khalayak lebih reaktif pada ragam tersebut. Terlebih warna warna merah cukup perbedaan dengan warna daun.
Tatkala hari telah malam, teknologi AI Redmi Note 8 Pro mau secara otomatis mengaktifkan pola pemotretan malam. Mode berikut menaikan disimilaritas foto supaya langit sebagai lebih kurang cahaya, dan warna lampu khanah menjadi lebih terang.
Dalam posisi padahal di kepada jembatan penyeberangan, tidak pasti rasanya kalau saya bukan berkreasi agar dapat mengabadikan fotografi light-trail pada lampu-lampu kendaraan yang berjalan pada bawah lorong penyeberangan. Nah, di sinilah mode Memihak atau pedoman memiliki kedudukan. Ya, tips selanjutnya diartikan sebagai menggunakan mode Pro dalam menghasilkan fotografi light-trail pada Redmi Note 8 Memihak.
Mode Membela memiliki 4 menu yang dapat dipilih: WB (white balance), F (fokus manual), S (kecepatan shutter), ISO, dan Lens. Pilihlah WB sesuai secara lampu petuah di sendi, jika sampeyan tidak yakin, maka pilih saja WB otomatis. Preferensi lensa yang saya mengenakan adalah lensa lebar olehkarena itu miliki lebar pandang yang paling sesuai dengan poin yang ingin saya foto. Setelah itu, atur ISO paling ringan (ISO 100) agar sensor kamera Redmi Note 8 Pro gak terlalu rentan terhadap nur.
Menu yang paling bersungguh-sungguh saat merekam light-trail merupakan pengaturan rejang Shutter. Pilihlah sesuai tingkat pencahayaan & kecepatan deras lampu, / dalam kasus ini, salang belakang ataupun depan mobil. Menentukan rejang shutter benar2 tidak sinambung cocok, maka akan tersedia proses ‘trial and error’.
Setelah mencoba-coba beberapa kecepatan shutter, walhasil pilihan ketangkasan 4 era menjadi opsi saya dalam memotret lampu-lampu kendaraan yang bergerak. Harap diperhatikan ketangkasan shutter ringan akan lebih rentan terantuk gangguan blur jika tangan kamu berpikir, walau cuma sedikit.
Activity
FITPA Contacts
Deon Brits Jr (Chairman)
Tel: 084 964 9139
Jabulile Kuhlase (Mpumalanga Region)
Tel: 082 572 0931
Noel Stapelfeldt (KZN Region)
Tel: 083 762 1801
Bert vd Toorn (Cape Region)
Tel: 071 194 0897
Keren Biggs (Secretary)
Tel: 082 826 2015
Ashley Diack (Treasurer)
Tel: 083 231 7569
Categories
- Forestry (2)
- SETA and QCTO (1)
- Training (1)
